Di Bengkulu Utara, Pengendara Banyak Tak Pakai Masker

ARGA MAKMUR RU – Kasadaran menggunakan masker, masih cukup rendah. Hal ini acap ditemui di beberapa pengguna jalan yang saat ini menjadi perhatian petugas gabungan mulai dari TNI-Polri dan juga pemerintah daerah serta jajarannya. Masih sering ditemui pengguna jalan yang belum menggunakan masker yang saat ini sudah diwajibkan pemerintah.

Kapolres Bengkulu Utara (BU) AKBP Anton Setyo Hartanto, SIK, MH melalui Kasat Lantas AKP Kadek Suwantoro, SIK, mengamini keberadaan pengguna jalan yang terbilang bandel, bahkan abai akan keselamatan dirinya sendiri itu.

Padahal, kata Kadek, dalam situasi biasa saja, masker sangat efektif dalam melindungi diri khususnya dari debu di jalanan hingga asap kendaraan yang bisa saja masuk ke dalam tubuh melalui rongga hidung.

“Apalagi saat ini, di tengah pendemi penyebaran virus corona yang belum ada obatnya. Tentu kami sangat menyayangkan situasi ini,” kata Kasat, kemarin.

Bersamaan dengan laju Ops Ketupat Nala yang akan digelar sampai dengan 30 Mei itu, Kadek mengaku tengah mengkaji untuk mengambil langkah -langkah serius yang lebih tegas lagi, saat mendapati pengguna jalan yang terkesan mengabaikan keselamatan dan kesehatan diri sendiri dan orang lain tersebut.

Angka pendemi yang secara nasional terus menampakkan peningkatan, menurut Kadek patut diambil langkah-langkah tegas, terkait dengan tertib pengguna jalan untuk menggunakan masker ketika berkendara.

“Langkah serius ini, sangat bisa dilakukan demi menjaga keselamatan seluruh masyarakat pengguna jalan dan Indonesia umumnya,” pungkasnya. (bep)

__Terbit pada
11 Mei, 2020
__Kategori
News