Forkopimda Gelar Patroli Bersama

ARGA MAKMUR RU – Patroli daerah yang dimotori Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), digelar Senin (18/5). Aksi yang bertujuan untuk menyosialisasikan physical distancing, turut dibarengi dengan pemberian bibit sayur mayur kepada masyarakat.

Selain itu, patroli yang dilakukan Bupati Ir H Mian, Kajari Elwin Agustian,SH,MH, Kapolres AKBP Anton Setyo Hartanto, SIK,MH, Dandim 0423 BU, Letkol Inf Agung Pramudyo Saksono,S.Sos, M.Si itu, menyikapi eskalasi pandemi Virus Covid-19 di daerah yang cenderung mengkhawatirkan, dengan peningkatan kasus positif terpapar virus dengan episenter pertamanya dari Kota Wuhan, China yang hingga kini belum ditemukan obatnya itu.

Bupati BU, Ir Mian, yang memimpin patroli daerah menyampaikan, ditetapkannya daerah ini dalam status zona merah, penyebaran virus corona bersama dengan dengan 7 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, langkah masif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 hendaknya menjadi kesadaran bersama.

Langkah masif atau bersama ini, dikatakan Mian sangat penting, lantaran hanya dengan bertahan sementara waktu untuk membatasi aktifitas di luar rumah, terkecuali untuk hal-hal prinsip dan penting, akan sangat bisa memutus rantai penyebaran virus.

“Patroli daerah hari ini, merupakan aksi simpatik lintas sektor, lintas lembaga di daerah, untuk menyampaikan kepada publik daerah menyamakan persepsi, dalam memerangi penyebaran virus,” kata Bupati Mian yang menunggangi motor trailnya dalam giat bareng, kemarin.

Untuk diketahui, lanjut Bupati, kondisi paparan virus Corona di daerah, saat ini sudah 6 orang dinyatakan positif terpapar Covid -19 dan tengah menjalani perawatan medis intensif.

Ketua Gugus kabupaten itu, menegaskan selain anggaran puluhan miliar dan pembelian rapid test tambahan serta menggenjot program-program Jaringan Pengaman Sosial (JPS) di daerah, akan terkesan tidak efektif ketika masyarakat tidak mendukung pola hidup yang mencerminkan physical distancing hingga Pembatan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah menjadi instruksi pemerintah.

“Jadi turut masyarakat, akan sangat mempengaruhi daerah untuk melewati situasi yang terjadi,” terangnya.

Bupati turut menyampaikan, merujuk pada rilis data Provinsi Bengkulu, Minggu (17/5) Pukul 17.00 WIB, dari total kasus positif Covid-19 di Provinsi sebanyak 65 kasus, di dalamnya terdapat 6 orang berada di daerah ini.

Kita berharap, kesamaan sikap di masyarakat akan bisa menekan laju pertumbuhan pandemi virus yang belum ditemukan obatnya itu. Tak hanya itu saja, Bupati turut meminta, agar masyarakat atau lingkungan memberikan dukungan moril kepada keluarga positif Covid-19.

Langkah ini sangat penting, kata Bupati, dalam memberikan kepercayaan diri yang tinggi keluarga dan juga pasien Covid-19, bahwa paparan virus yang tengah terjadi bukan sebuah, tapi merupakan bencana kemanusiaan.

“Mari kita saling mendukung dan saling menguatkan,” pungkasnya. (bep)

__Terbit pada
19 Mei, 2020
__Kategori
News