Geger, Gudang SMPN 21 BU Ludes Terbakar

PUTRI HIJAU RU – Insiden kebakaran terjadi di lingkungan SMPN 21 BU, Desa Karang Pulau, Kecamatan Putri Hijau pada hari Selasa (8/1) malam, sekira pukul 22.00 WIB.

Informasi dihimpun RU, kebakaran ini menyebabkan satu bangunan gudang sekaligus kantin berukuran 5×10 meter bermaterial papan kayu yang dihuni oleh Hari, 40 tahun yang merupakan guru di sekolah tersebut ludes dan mengalami kerusakan berat.

Untungnya, insiden kebakaran ini cepat diketahui oleh penjaga dan tidak merembet ke sejumlah bangunan sekolah lainnya, ini setelah warga di lingkungan sekolah berbondong-bondong untuk memadamkannya secara manual.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Korban yang setiap hari menghuni gudang tersebut bersama anak dan istrinya dalam kondisi selamat. Hanya saja, sejumlah dokumen penting dan pakaian milik korban yang digunakan sehari-hari ikut terbakar dalam insiden ini.

“Alhamdulillah penghuni dari bangunan sebanyak tiga orang, selamat. Namun, dokumen penting milik korban seperti ijazah dan baju-baju ikut terbakar,” ujar Agus, salah satu perangkat desa di Karang Pulau, yang turut ke TKP untuk memadamkan api.

Diungkapkan Agus, diduga sumber api dalam insiden kebakaran ini berasal dari kompor yang sempat ditinggalkan oleh korban saat memasak air.

Kala itu, kata Agus, usai menghidupi kompor dan merebus air. Korban sekaligus guru di sekolah ini, pergi ke gedung sekolah untuk mengecek anaknya yang sedang mengerjakan tugas. Namun tidak lama setelah korban kembali dari sekolah menuju tempat tinggalnya.

Korban dikejutkan dengan kondisi api yang sudah menbesar dan membakar tempat tinggalnya. Spontan, korban langung meminta bantuan warga setempat untuk bersama-sama memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan lokal sekolah.

“Kerusakannya parah, kurang lebih 80 persen kondisi bangunan terbakar. Tapi untungnya api bisa segera kita padamkan bersama masyarakat mengunakan air yang ada di tower lingkungan sekolah sehingga api tidak menjalar ke bangunan lokal lainnya,” imbuhnya.

Terpisah Kepsek SMPN 21 BU, Eko Wahyulianto, S.Pd, membenarkan insiden kebakaran yang terjadi di lingkungan sekolahnya. Eko memastikan, bahwa insiden kebakaran yang terjadi hanya terjadi kepada bangunan gudang sekaligus kantin sekolah yang setiap harinya dihuni oleh salah satu guru.

“Hanya gudang sekaligus, kantin yang setiap hari dihuni oleh guru. Untuk bangunan kegiatan belajar di sekolah semuanya aman. Karena api bisa segera dipadamkan. Untuk penyebab kebakaran kami masih belum bisa memastikan. Kebetulan saya sekarang sedang sakit dan masih dalam perawatan di Puskesmas ,” terangnya.

Terpisah Kapolsek Putri Hijau, AKP Ahmad Musrin Muzni, SH, SIK, telah menerjunkan sejumlah anggotanya ke TKP guna penyelidikan insiden kebakaran yang sempat terjadi di lingkungan SMPN 21 BU di Karang Pulau itu.

“Anggota sudah ke TKP dan sedang melakukan penyelidikan,” demikian Kapolsek. (sig)

__Terbit pada
8 Januari, 2019
__Kategori
Ketrina, News