Beranda Ketrina Korban Berjatuhan, Perangi DBD dengan Kebersihan Lingkungan

Korban Berjatuhan, Perangi DBD dengan Kebersihan Lingkungan

Ilustrasi

MARGA SAKTI SEBELAT RU – Kendati belum dipastikan soal penambahan pasien yang dinyatakan suspetc DBD. Namun, sejumlah warga atau pasien yang berada di wilayah kerja Puskesmas Suka Makmur, masih berdatangan ke Puskesmas dengan keluhan demam dan panas.

Kepala Puskesmas Suka Makmur, dr Normala Tarigan mengatakan, pasien yang datang ke Puskesmas dengan keluhan demam, langsung dianjurkan untuk segera mendatangi sejumlah Rumah Sakit (RS) untuk menjalani proses pemeriksaan lebih intens dengan uji laboratorium.

Ini penting dilakukan, kata dr Mala, guna memastikan kondisi kesehatan pasien agar terhindar dari serangan DBD yang dapat mengancam nyawa.

“Masyarakat atau pasien ke Puskesmas dengan keluhan demam masih berdatangan, kita sarankan ke RS untuk mendapat perawatan lebih intens dan melakukan uji laboratorium untuk memastikan penyakitnya agar terhindar dari DBD,” terangnya.

dr Mala memastikan, segala cara untuk menangani serangan DBD di wilayah kerjanya, sudah dilakukan bersama dengan melibatkan pihak terkait. Mulai dari tindakan fogging, pemeriksaan jentik nyamuk hingga pembagian abate.

Akan tetapi menurut dr Mala, faktor terbesar dalam mendukung pencegahan atau penanganan DBD ini, kembali pada peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

dr Mala menyarankan kepada seluruh masyarakat di wilayah kerjanya untuk membersihkan lingkungan dari barang-barang atau genangan air yang berpotensi sebagai tempat berkembangbiaknya, nyamuk DBD.

“Segala tindakan sudah kita lakukan, tugas kita tinggal menyadarkan masyarakat untuk membersihkan lingkungan tempat tinggalnya. Hindari genangan air di ban bekas, bak mandi, kaleng bekas dan tempat yang digenangi air.

Selanjutnya, masyarakat harus menerapkan 3M. Kalau hal tersebut bisa dilakukan, kita yakin kasus ini bisa kita cegah dan tangani dengan maksimal.

Karena dari hasil survey tim kita di lapangan, masih banyak genangan air berpotensi menjadi tempat berkembangbiak jentik nyamuk.

Intinya, partisipasi masyarakat sangat mendukung penanganan DBD ini,” terang Kepala Puskesmas Suka Makmur. (sig)