Resmi Beroperasi, Sampel Swab Ketua Komisi III Ikut Diuji

BENGKULU RU – Alat uji sampel swab yang berada di laboratorium Rumah Sakit M. Yunus (RSMY) Bengkulu telah resmi beroperasi. Guna melihat pelayanan pengujian sampel swab itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Drs. Sumardi, MM ikut diambil sampel swabnya agar bisa diuji untuk mendeteksi positif atau negatif terpapar Corona Virus Disease (Covid-19).

“Saya atas nama wakil rakyat provinsi memberikan apresiasi, karena dengan alat itu dapat lebih mengetahui masyarakat yang diduga terpapar Covid-19, khususnya Orang Tanpa Gejala (OTG) dan paling lambat dalam 3 hari hasilnya sudah diketahui. Sehingga setelah diketahuinya bisa diberikan penanganan lebih lanjut, dan bisa sembuh,” ungkap Sumardi, Selasa (19/5).

Meskipun demikian, lanjut Sumardi, ia meminta agar hasil dari alat ukur cepat Covid-19 ini, bisa disampaikan ke publik. Mengingat sejauh ini baru ada 1 pasien yang benar-benar positif meninggal dunia. Sedangkan yang meninggal lainnya, hasil swabnya masih bersifat menunggu atau belum diketahui.

“Sepengetahuan saya virus Corona ini, jika seseorang itu sehat dan diduga terkenan memang tidak berdampak apa-apa selama 14 hari kedepan. Tapi kita kawatirkan orang tersebut bisa menularkan kepada orang lain. Jadi harus ada penanganan lebih lanjut kepada pasien OTG yang diduga positif nantinya,” tegas Politisi Golkar ini.

Ia menambahkan, dengan semakin cepatnya diketahui seseorang terpapar Covid-19, diharapkan wabah ini juga bisa segera berlalu, meski jumlah kasus sekarang ini menunjukan kenaikan. “Kita minta masyarakat yang ingin mengetahui dirinya terpapar atau tidak supaya tidak ragu-ragu melakukan pengecekan, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19,” singkatnya. (tux)

__Terbit pada
20 Mei, 2020
__Kategori
Kota Bengkulu