TNI Berhasil Membuka Jalan Darat ke Lebong Tandai

NAPAL PUTIH RU – Langkah cepat Pemkab BU bersama TNI AD Kodim 0423/BU untuk menuntaskan pembukaan akses jalan darat menuju Desa Lebong Tandai Kecamatan Napal Putih, membuahkan hasil. Sisa akses jalan darat sekitar 1,5 Km yang sebelumnya, masih berupa hutan belantara, berhasil dibuka hingga tembus ke bibir sungai Landai yang terhubung langsung dengan jalan Desa Lebong Tandai.

Kerja keras TNI AD Kodim 0423/BU di lapangan, mendorong teralisasi akses jalan darat menuju Desa Lebong Tandai yang melintasi kawasan PT API dan sudah dapat ditempuh oleh masyarakat menggunakan kendaraan roda dua.

Alhamdulillah, keseriusan pemerintah daerah dan kerja keras TNI AD Kodim 0423/BU telah sukses membuka jalan darat ke Lebong Tandai, sekarang sudah tembus ke sungai Landai yang menjadi target dalam program TMMD. Bahkan dari peninjauan di lapangan yang kami lakukan bersama Dandim 0423 BU belum lama ini, jalan darat ke Lebong Tandai ini sudah bisa difungsikan oleh masyarakat menggunakan kendaraan roda dua,” terang Camat Napal Putih, Abdul Hadi, SIP.

Khusus kendaraan roda empat, kata Camat, belum memungkinkan untuk menempuh jalan darat hingga ke sungai Landai karena kondisi badan jalan yang didominasi oleh beberapa tanjakan terjal.

  • “Badan jalan sudah seukuran mobil tapi untuk sampai ke sungai Landai menggunakan mobil, harus hati-hati. Karena sepanjang jalan yang dilewati, ada beberapa titik tanjakan ekstrim yang membutuhkan kehati-hatian. Sementara ini, kita sarankan masyarakat menggunakan kendaraan roda dua agar risiko yang tidak terlalu fatal,” terang Camat.

    Perbaikan Jalur Molek Masih Berjalan

Sementara itu, Camat Napal Putih, Abdul Hadi, SIP mengatakan, perbaikan akses jalan menuju Desa Lebong Tandai tidak hanya fokus pada jalan darat saja. Sejak sepekan terakhir, upaya perbaikan kepada jalur Molek yang rusak akibat bencana tanah longsor, juga sedang berlangsung.

Selain mengandalkan tenaga manusia, perbaikan rel Molek ini juga mengandalkan bantuan alat berat. “Perbaikan pada titik longsor sedang berlangsung khusus kerusakan rel Molek di jalur ronggeng sudah hampir selesai. Sedangkan perbaikan jalur Molek di Bukit Tinggi yang tertimbun longsor, masih berlangsung.

Meskipun rel Molek belum sepenuhnya tersambung normal, minimal beberapa rel Molek yang tertimbun tanah, sudah dibersihkan dan mendekatkan akses masyarakat dalam melangsir barang-barangnya. Insya Allah, setelah lebaran, pekerjaan akan kembali dilanjutkan dengan target rel Molek bisa tersambung kembali,” demikian Camat.(sig)

__Terbit pada
20 Mei, 2020
__Kategori
News